Agama

Peran Terbaik Seorang Ayah dalam Kehidupan Keluarga dan Masyarakat

Santrigaul.net – Pada setiap bulan Desember ada satu hari yang biasa disebut dengan hari ibu. Tetapi jangan pernah lupa dengan sang ayah, ayahpun perlu diperingati juga pada tanggal 12 November.

Memiliki seorang ayah yang ideal bagi keluarga dan masyarakat merupakan hal yang sangat penting. Dalam keluarga, selain menjadi pendidik sanga anak dan juga menjadi penanggung jawab keluarga. Jika orangtua gagal dalam mendidik anaknya dapat memberikan efek negatif yang berkepanjangan seperti sang anak sering melakukan tindakan yang tidak terpuji, suka berbohong dan membentak orang tua. Hasilnya sang anak akan jauh dari nilai-nilai islam.

Dalam konsep sederhana, peran seorang ayah dapat dikelompokkan menjadi dua bagian. Yang pertama adalah peran ayah dalam aktivitas eksternal atau diluar rumah, yang kedua adalah peran ayah dalam aktivitas internal atau dalam rumah. Jika seorang ayah dapat mengoptimalkan dikeduanya, maka dialah seorang ayah yang ideal dan seorang ayah yang super.

Peran Ayah dalam Lingkungan Eksternal

Menjadi Seorang Pekerja

Seorang ayah mendapatkan tanggung jawab yang besar dalam islam sebagai pencari nafkah bagi keluarga. Hukum seorang ayah untuk menafkahi keluarga adalah wajib. Maka dari itu sudah menjadi hal yang biasa seorang ayah menjadi tulang punggung bagi sebuah keluarga. Karena semakin banyaknya anggota keluarga yang lahir semakin bertambah juga kebutuhan pokok rumah.

Aktif Dalam Kehidupan Bermasyarakat

Walaupun seorang ayah memiliki kewajiban mencari nafkah, tetapi harus tetap loyal terhadap masyarakat sekitar rumahnya. Seperti memberikan kontribusi tenaga ketika ada kerja bakti bersama. Atau juga bisa menjadi seorang pemimpin sebuah masyarakat karena keteguhannya dalam menjaga amanat.

Menjadi Seorang Aktivis Dakwah

Kekacauan tentang masalah agama di kalangan masyarakat Indonesia sudah menjadi jamur yang parah. Salah satu aktivitas yang paling mulia adalah dengan menuntun mereka ke jalan yang benar melalui dakwah islamiyyah. Dengan harapan masalah-masalah dalam agama tadi dapat terselesaikan tanpa harus terjadi kericuhan.

Peran Seorang Ayah Dalam Lingkungan Internal

Menjadi Seorang Pendidik

Ayah harus memiliki pengetahuan yang luas. Walaupun kamu mempunyai seorang istri yang pintar, pastinya istri kamu akan meminta solusi dari suaminya dalam mendidik sang buah hati. Sebenarnya masalah pendidikan tidak bisa diserahkan kepada istri tetapi kepada suami atau ayah.

Tetapi sekarang malah kebalikannya, para ayah tidak mengerti apa kewajibannya terhadap keluarga dan mengabaikan pendidikan si buah hati.

Pelindung Pertama Keluarga

Ayah adalah kepala keluarga yang berarti memiliki peran paling pentin dalam kehidupan keluarga. Seorang ayah juga harus memiliki sifat kasih sayang dan lembut kepada keluarganya. Dalam surat Ali-Imran ayat 159 Allah SWT berfirman:

“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.”

Seorang ayah tidak boleh mengucapkan kata-kata yang kasar kepada keluarganya. Jangan sampai kekerasan yang ada di dalam rumah menjadi trauma parah bagi anak-anaknya di rumah.

Hakim yang Bijak

Karena ayah adalah pemimpin keluarga, maka posisinya juga harus dapat memberikan keputusan yang bijak dalam suatu permasalahan. Seorang ayah harus memiliki sifat yang tegas, bijaksana, berwibawa dan tentu saja adil dalam menyelesaikan sebuah perkara.

Ayah tidak boleh bingung dalam menyelesaikan masalah. Dikala istri kamu bimbang terhadap suatu masalah maka kamu yang sebagai seorang ayah harus dapat mengambil alih masalah tersebut dan menemukan solusinya. Begitu juga ketika anak-anak berselisih tentang suatu hal, ayah harus memberikan penyeleseaiann dengan cepat dan tegas.

Sahabat Paling Sempurna

emaksuper.com

Jika menjalin persahabatan dengan teman mungkin sudah biasa. Tetapi untuk menjalin sebuah persahabatan yang indah dalam konteks keluarga bukanlah perkara yang mudah. Jika dengan istri mungkin cukup mudah, tetapi jika dengan anak-anak akan perlu waktu yang disisihkan dibalik kesibukan pekerjaan ayah.

Tidak boleh menggunakan alasan mencari nafkah sehingga tidak bisa berbaur dengan keluarga. Sahabat Abu Darda RA pernah ditegur oleh Sahabat Salman Al Farisi karena mengabaikan hak-hak istri dan hak anak-anaknya dengan alasan beribadah.

Dengan Yang bisa disampaikan tentang menjadi seorang ayah yang ideal bagi keluarga dan masyarakat. Alhamdulillah jika peran ayah dapat menjadi seperti seperti tokoh ulama salaf. Semoga setiap bimbingan seorang ayah terhadap keluarga mendaptkan rahmat dari Allah SWT.

You Might Also Like

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>