Agama

Rahasia Dibalik Manfaat Puasa Arafah dan Bulan Dzulhijjah

Wukuf di arafah

Santrigaul.net – Kali ini saya akan membahas tentang rahasia besar dibalik puasa arofah. Banyak sekali berkah yang Allah SWT berikan kepada seluruh ummat manusia khususnya kepada orang seluruh ummat muslim terhadap puasa arofah, padahal sangat disayangkan meninggalkan pekerjaan ini apalagi pekerjaan ini cukup dikerjakan selama 1 hari dan tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya dan ganjarannya sungguh luar biasa besarnya.

Seluruh ummat muslim sedang wukuf di arafahSebelum kita menuju penjelasannya perlu diketahui mengapa puasa tersebut disebut dengan puasa arofah? Puasa arofah dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah yang bertepatan dengan berkumpulnya seluruh ummat muslim yang sedang bermanasik haji di padang arofah di Mekkah sana. Ummat muslim berkumpul di padang arofah sana untuk melaksanakan salah satu rukun haji, selama disana mereka akan dibawah panasnya terik matahari. Maka dari itu untuk merasakan tidak enaknya disana kita disunahkan berpuasa yang bertepatan dengan hari besar tersebut, maka jadilah puasa arofah.

Ini dia beberapa rahasia umum diantaranya yang harus diketahui:

1. Mendapatkan Syafaat Rasulullah SAW

Dengan berpuasa arofat maka akan mendapatkan syafaat dari Rasulullah SAW, karena puasa arofah merupakan puasa kesukaan Rasulullah SAW, “Tiada dari hari dalam setahun aku berpuasa lebih aku sukai daridapa hari arofah.” (HR Baihaqi).

2. Sebagai Penghapus Dosa

Dengan berpuasa arofah maka dosa seseorang akan dihapus setahun yang lalu dan juga tahun setelahnya, “Aku berharap kepada Allah SWT agar dihapuskan (dosa) setahun sebelumnya dan sesudahnya.” (HR Muslim).

3. Waktu yang Mustajab

Disaat hari arafah adalah waktu yang sangat mustajab untuk berdoa, “Sebaik-baik doa adalah doa pada hari arofah.” (HR Tirmidzi)

4. Akan Dibebaskan dari Neraka

Inshaa Allah dengan taubat yang sungguh-sungguh dan puasa arofah, maka Allah SWT akan bebaskan dari api neraka “Di antara hari yang Allah SWT banyak bebaskan seseorang dari neraka adalah hari arofah.” (HR Muslim). “Tidaklah seorang hamba berpuasa sehari di jalan Allah melainkan Allah pasti menjauhkan dirinya dengan puasanya itu dari api neraka selama 70 tahun.” (HR Bukhori Muslim).

Selain dari itu semua ternyata masih ada beberapa hal lagi keistimewaan pada 10 hari pertama pada bulan Dzulhijjah atau beberapa hari sebelum dilaksanakannya puasa arofah. Apa saja itu?

Hari-hari yang Amalan Sholehnya Dicintai Allah SWT

Selama 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah adalah hari yang dicintai amalan sholehnya oleh Allah SWT, di dalam hadist Ibnu Abbas Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal sholeh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzulhijjah).” Para sahabat bertanya: “Tidak pula jihad di jalan Allah?” Nabi SAW menjawab: “Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun”.

Memperbanyak amalan sholeh ketika 10 hari pertama bulan Dzulhijjah merupakan sebuah keutamaanDengan hadist demikian dapat kita simpulkan bahwa amalan baik apa saja akan menjadi amalan yang terbaik pada hari-hari tersebut, karena amalan-amalan baik tersebut sangat dicintai oleh Allah SWT.

Jadi apakah kalian masih mau melewatkan hari-hari tersebut? Sangat merugilah orang-orang yang melewatkan kesempatan tersebut, karena ini hanya akan terjadi setahun sekali. Jangan berharap tahun depan masih bisa merasakannya lagi atau mengatakan “masih ada tahun depan”. Belum tentu tahun depan kita diberikan kesempatan oleh Allah SWT, bisa jadi nanti ketika hari-hari tersebut malah jatuh sakit atau malahan sudah tidak ada di dunia ini alias meninggal, Na’udzubillah.

Semoga dari ini semua bermanfaat bagi kita semuanya

You Might Also Like

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>