Rubrik santri

Kamu Seorang Santri? Kuasai 3 Hal Ini Terlebih Dahulu.

Assalamualaikum wr wb.
Santrigaul – Di zaman sekarang banyak sekali orang tua yang ingin menjadikan buah hatinya menjadi anak yang soleh dan solehah dan pastinya berbakti kepada orangtuanya. Tindakan yang diambil oleh kebanyakan para orangtua adalah dengan memasukkan anaknya ke pensantren. Seiring dengan berjalannya waktu sudah banyak lembaga pendidikan yang berbasis pesantren tersebar luas di seluruh nusantara ini, mulai dari yang terkenal sampai yang pelosok desa. Ketika seorang anak memasuki atau mulai belajar dipesantren maka dia pantas untuk disebut dengan “santri”.

Nah ada 3 hal yang harus bisa kamu lakukan sehingga kamu pantas menjadi seorang santri, yaitu :

Bisa Melaksanakan Sholat Tepat Waktu

santriwan-sholat-berjamaah-di-gedung-serbaguna

firmanupdate.wordpress.com

Sahabat santri gaul, banyak orang yang meremehkan tentang pelaksanaan sholat tepat dengan waktunya, jika sholat seseorang sudah tidak pada waktunya maka kemungkinan dia akan sholat sendirian atau munfarid. Padahal kita telah mengetahui keutamaan dalam sholat tepat waktu dan sholat berjamaah khususnya buat laki-laki. Ini dia dalil untuk sholat tepat pada waktunya :

 

عَنْ عَبْدِ اللهِ اِبْنِ مَسْعُوْدٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: سَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ العَمَلِ أَحَبُّ إِلَى اللهِ؟ قَالَ: الصَّلَاةُ عَلىَ وَقْتِهَا قَالَ: ثُمَّ أَيٌّ؟ قَالَ: بِرُّ الوَالِدَيْنِ قَالَ: ثُمَّ أَيٌّ؟

قَالَ: الجِهَادُ فِى سَبِيْلِ اللهِ .

 

Dari ‘Abdullah bin Mas’uud radliyallaahu ‘anhu, ia berkata : Aku pernah bertanya kepada Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam tentang amal apakah yang paling dicintai oleh Allah. Beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab : “Shalat pada waktunya”. Ibnu Mas’uud berkata : “Lalu apa ?”. Beliau menjawab : “Berbuat baik kepada kedua orang tua”. Ibnu Mas’uud berkata : “Lalu apa ?”. Beliau menjawab : “Jihad di jalan Allah”.

Lebih baiknya lagi ketika Adzan berkumandang maka bersegeralah untuk mendirikan sholat dan diusahakan untuk sholat di masjid, karena sholat di masjid pasti tepat waktu dan pastinya juga berjamaah.
Nah yang ini dalil tentang sholat berjamaah :

(صَلَاةُ الجَمَاعَةِ أَفْضَلُ مِنَ الصَّلَاةِ الفَدِّ بِسَبْعِ وَعِشْرِيْنَ دَرَجَةً (رواه البخار

Sholat berjamaah lebih baik 27 derajat pahala daripada sholat sendirian. (HR Bukhori)

Bisa Membaca Al-Qur’an dengan Baik dan Benar

IMG_2038

ppmanbaulhuda.blogspot.com

Untuk yang kedua ini adalah yang paling penting. Sahabat santri gaul masa’ sudah masuk ke pesantren tetapi belum bisa membaca Al-Qur`an dengan baik dan benar? Malu sama orangtua dan keluarga, perlu dipertanyakan ke’santri’annya. hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang menyebutkan tentang keutamaan membaca Al-Qur`an:

اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِه

“Bacalah oleh kalian Al-Qur`an. Karena ia (Al-Qur`an) akan datang pada Hari Kiamat kelak sebagai pemberi syafa’at bagi orang-orang yang rajin membacanya.” [HR. Muslim 804]
Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan untuk membaca Al-Qur`an dengan bentuk perintah yang bersifat mutlak. Sehingga membaca Al-Qur`an diperintahkan pada setiap waktu dan setiap kesempatan.

Jangan lupa kunci dalam membaca Al-Qur`an, yaitu tajwidnya, makhorijul huruf-nya, dan kalau bisa dibaca dengan tartil atau dengan qira’ah.

Bisa Memberi dan Menjadi Contoh yang Baik

praktek-sholat-subuh-individu oleh ustadz

ppdarulhikmahsby.wordpress.com

Sahabat santri gaul inilah yang nantinya diperhatikan oleh keluarga dan masyarakat ketika seorang santri keluar dari pesantren, bagaimana kelakuannya di depan mereka? Apakah bisa memberikan contoh yang baik untuk mereka? Jangan Cuma bisa memberi contoh yang baik, tetapi juga harus bisa menjadi contoh yang baik seperti Nabi kita Nabi Muhammad SAW.

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu uswatun hasanah (suri teladan yang baik) bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.”
Nah sahabat santri gaul, dengan ke 3 hal yang tadilah mungkin yang bisa menjadi cermin bahwa kita adalah seorang santri dan bukan santri biasa, tetapi santri yang luar biasa dengan melengkapi 3 hal diatas.

Mungkin demikian yang bisa saya sampaikan.

Wassalamualaikum wr. wb.

You Might Also Like

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>