Bisnis Santri

Jual Tepung Ikan Murah, Tepung Ikan untuk Bahan Baku Pakan Ternak

Mungkin di dalam sebuah budidaya hewan ternak adalah peluang usaha yang banyak diminati dan menjanjikan. Jika kita melakukan beternak, merawat atau bahkan membesarkan hewan ternak yang berkualitas dan dipenuhi permintaan pasar.

Itu semuanya merupakan hal yang begitu menyenangkan, dan untuk saat ini banyak didapati hewan-hewan ternak yang dapat dibudidayakan oleh para peternak, dan apakah itu termasuk kita juga.

Nah, sebagai pelopor budidaya kamu pasti juga akan mempunyai sebuah strategi untuk menjalankan bisnis pembudidayaan ternak dengan catatan menjaga kualitas dan produktivitas hewan ternak tersebut. Karena itu, maka awal langkah yang harus kamu lakukan, yakni menjaga kesehatan serta mutu dari produktivitas hewan diternak.

Salah satu pakan yang bermutu juga sangat bagus untuk ternak adalah pakan dari campuran tepung ikan dengan kadar protein yang tinggi.

Jika tepung ikan dengan kadar tersebut tinggi, maka itupun dapat berfungsi sebagai bahan baku utama dalam pembuatan bahan pakan ternak yang sangat bermanfaat dengan tujuan mengoptimalkan pertumbuhan pada hewan ternak yang sedang diternakan atau dikembangbiakkan.

Tepung ikan sendiri di dalamnya juga terdapat kandungan asam lemak DHA serta EPA yang dapat berfungsi untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas pada hewan ternak kamu. Di bawah ini kamu akan tahu bedanya “pakan ternak tepung ikan dan pakan ternak biasa.”

Perbedaan untuk Pakan Ternak Tepung Ikan dan Pakan Ternak Biasa

Untuk kualitas dari pakan ternak merupakan hasil yang dihasilkan dari sebuah racikan dan pecampuran bahan baku, dengan contoh yakni jagung atau bekatul serta bahan-bahan lain yang digunakan untuk pakan ternak. Dan kamu hanya perlu mencampuri bahan baku ini dengan bahan lain yang mengandung kadar protein tinggi dengan tujuan agar memaksimalkan dari pertumbuhan hewan ternak.

Bahkan tepung ikan adalah sebagian sumber protein hewani dan juga mengandung mineral-mineral yang dibutuhkan dalam komposisi makanan untuk pakan ternak. Tepung ikan sendiri bisa diperoleh dari hasil penggilingan ikan yang memiliki kadar air dengan posisi rendah.

Jika mempunyai kandnungan protein yang tinggi dan akan tersusun atas asam amino essensial yang terlengkap dengan contoh seperti ada kandungan lysin dan methionin di dalam kandungan tepung ikan.

Seperti biasanya tepung ikan mempunyai kadar protein yang justru lebih tinggi, jika itu dibandingkan dengan jenis pakan yang biasa dipakai. Selebihnya bentuknya sendiri sudah menjadi tepung, dan menjadikannya akan lebih mudah dicampur dengan bahan-bahan lain.

Bahkan kandungan airnya dengan posisi rendah kadarnya, membuat tepung ikan bisa disimpan dalam jangka waktu yang lama juga. Di bawah, ada juga banyak alasan “Mengapa Membuka Budidaya Hewan Ternak?”

Alasan Membuka Budidaya Hewan Ternak

Ini adalah sebuah dewasa dalam budidaya hewan ternak dan ini merupakan usaha yang sangat menggiurkan serta menjajikan bagi rakyat Indonesia maupun luar. Bahkan adanya permintaan pasar untuk hewan ternak dengan ketentuan-ketentuan yang dipilih dengan salah satunya, yakni ayam dengan grafik yang terus meningkat lagi.

Kalau dibincangkan, katakanlah dalam sehari saja rumah makan atau sebuah resto dengan sistim siap saji akan membutuhkan 100 ekor ayam, bayangkan coba. Maka untuk sau bulan saja, restoran akan membutuhkan 3000 ekor ayam, ini bukan luar biasa lagi namanya dan sangat menjajikan bukan?

Terlihat juga dalam perokonomian di Indonesia sendiri yang terus tumbuh dalam setiap waktunya, ini akan menjadikan Indonesia sebagai negara berkembang yang sangat cepat pertumbuhannya dalam sektor agrobisnis. Telebih pengusaha-pengusaha dengan kelas menengah mulai melangkah untuk merangkak naik dan juga berkembang dengan sangat baik pula.

Apakah kamu sudah mengetahui alasan mengapa banyak yang memilih membuka budidaya hewan ternak dibandingkan dengan yang lain. Masih ada di bawah ini, bagaimana karakteristik suatu bahan pembuatan tepung ikan.

Karakeristik Bahan Pembuatan Tepung Ikan

Proses pembuatan tepung ikan

www.harnas.co

Pembuatan tepung ikan, jika dituaikan dalam nama latin yakni brevoortia tyrannus. Dan ini diawali dengan langkah dari bahan limbah ikan dari sebuah industri pengalengan ikan, ikan-ikan ini atau disebut dengan runcah, yang kurang diminati dalam dikonsumsi dan kepala ikan tuna atau ikan-ikan besar lain.

Proses-proses dalam Pembuatan Tepung Ikan:

  • Pertama, bahan-bahan dipotong dengan ukuran kecil, digunakan mesin pemotong yang ada.
  • Setelah selesai bahan yang sudah terpotong tadi, dimasukkan ke dalam bak pencucian ikan dengan memakai air bersih yang teraliri dengan baik.
  • Kemudian masuk dalam proses penggaraman, dan proses ini bisa menghabiskan dengan waktu berkisar 30 menit saja.
  • Pengaraman telah usai di garap, kemudian dimasak dan dimasukkan ke dalam kamar mesin pressing.
  • Bahan ikan yang telah dipress atau digiling, bisa dilanjutkan ke pengeringan dengan amometer suhu di atas 60 derajat Celcius, dan durasi 6 jam di dalam kamar mesin oven.
  • Pengeringan juga telah usai, ikan baru mulai digiling lagi sampai halus-lus dan menjadi tepung ikan.
  • Pada akhirnya tepung ikan jadi, bisa dikemas dalam karung-karung dengan kemasan seberat 25 kg.

Jual Tepung Ikan, Tepung Ikan untuk Bahan Baku Pakan Ternak

Kami dari Agro Sintesa, menyediakan beragam macam tepung ikan untuk bahan pakan ternak kamu, dan sesuai apa yang diinginkan. Di bawah ada daftar-daftar pdoduk tepung ikan dengan harga yang ramah dengan kantong kamu. Berikut yang kami tawarkan.

13077175_615895425231670_1564213358_n

Untuk pemesanan, silahkan hubungi kami melalui:

Sms/Telp/WA      : 0823-0183-1553

—————————————————————————————————————————————

Atau langsung menuju ke kantor kami:

PT. INFONASA

RT04/02 Desa Ngadirejo Kec. Kawedanan Kab. Magetan-Jawa Timur

Buka Jam 08.00-17.00

You Might Also Like

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>